Full width home advertisement

Tips

Fashion

Diet Mediterania Dapat Cegah Demensia

Diet Mediterania Dapat Cegah Demensia
Jakarta Demensia adalah gangguan fungsi kognitif atau fungsi berpikir menyeluruh dari otak. Kondisi tersebut ditandai dengan adanya gangguan fungsi memori atau daya ingat. Orang lanjut usia (lansia) merupakan kelompok orang yang sangat rentan mengalami demensia. Ada salah satu cara yang dianggap bisa mencegah demensia, yaitu menjalani pola diet Mediterania.


Diet Mediterania merupakan pola makan yang dijalankan oleh masyarakat di negara – negara Mediterania seperti: Yunani, Malta, Slovenia, Kroasia, Cyprus, dan lain-lain. Pola diet ini terdiri atas konsumsi buah, sayuran, gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, dan penggunaan minyak zaitun.

Gula, tepung, daging merah, makanan cepat saji, dan lemak selain minyak zaitun (seperti mentega) jarang atau tidak sama sekali dikonsumsi. Telur, produk olahan susu, dan ayam masih dikonsumsi namun dalam jumlah yang sedikit. Sedangkan ikan menjadi menu protein utama.

Berdasarkan penelitian terkini yang dipresentasikan di Alzheimer's Association International Conference di London, orang dewasa yang menjalani pola diet Mediterania mengalami penurunan risiko demensia hingga tiga kali lipat. Pola diet berbasis nabati dapat meningkatkan fungsi kognitif dan menurunkan risiko gangguan kognitif oleh penuaan hingga 30-35 persen. Jadi, dapat dikatakan bahwa “aktivitas” gen di dalam tubuh Anda bergantung pada empat faktor: diet, olahraga, pola tidur, dan manajemen stres.

Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan di tahun 2015, melaporkan bahwa lansia yang menjalani pola diet Mediterania mengalami penurunan risiko Alzheimer hingga 53 persen. Penelitian tersebut dilakukan terhadap 923 orang lansia.

Sumber : Klikdokter.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar